Pengawasan Kesehatan Bayi Muda (Dari lahir sampai 3 bulan)

(Konten direvisi pada 12/2019)

Sebelum keluar dari rumah sakit, bayi Anda yang baru lahir seharusnya sudah diperiksa oleh dokter untuk memastikan bahwa ia cukup sehat untuk dibawa pulang. Setelah mendaftar di Pusat Kesehatan Ibu dan Anak, pemeriksaan rutin akan dilakukan untuk bayi Anda. Tujuan dari pemeriksaan dini ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai kelainan bawaan atau kondisi neonatal lainnya yang signifikan yang mungkin membutuhkan perhatian medis lebih lanjut, dan untuk mencatat kondisi kesehatan bayi Anda untuk referensi di masa mendatang. Namun, tidak semua masalah kesehatan, termasuk masalah bawaan sejak lahir, dapat dideteksi melalui pemeriksaan awal ini dan sebagian hanya dapat terlihat di kemudian hari. Meskipun hal ini tidak banyak terjadi, bayi muda (terutama yang baru lahir) dapat menjadi sakit dan bisa menjadi parah dengan sangat cepat. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui kapan harus meminta saran medis secepatnya.

Di bawah ini adalah tanda-tanda penyakit serius pada bayi yang harus diperhatikan oleh para orangtua dan harus ditangani dengan benar:

Tidak Lincah dan Mengantuk

Bayi yang baru lahir banyak menghabiskan waktunya dengan tidur. Namun, bayi Anda seharusnya bangun setiap beberapa jam, cukup makan dan kelihatan riang dan lincah ketika bangun. Anda harus sungguh-sungguh memperhatikan jika ada perubahan tiba-tiba pada bayi Anda yang berbeda dari biasanya—ini bisa jadi salah satu gejala penyakit serius. Jika ia nampak terlalu lemas atau mengantuk, kurang lincah dan sulit dibangunkan untuk diberi makan, Anda harus membawa bayi Anda ke dokter.

Sulit Bernapas

Bayi yang baru lahir biasanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk bisa bernapas sesuai dengan pola normal yaitu sekitar 20-40 tarikan napas per menit. Bernapas biasanya sangat teratur ketika ia sedang tidur. Biasanya ketika terjaga dia akan bernapas lebih cepat untuk beberapa saat dan kembali bernapas normal.

Anda harus membawa bayi Anda ke dokter jika Anda melihat dia:

  • Bernapas sangat cepat secara konstan, misalnya lebih dari enam puluh tarikan napas per menit saat dia berumur kurang dari dua bulan atau lebih dari lima puluh tarikan napas per menit saat dia berumur 2-3 bulan
  • Kesulitan bernapas dan tidak bisa mengisap
  • Cuping hidung kelihatan bergerak-gerak ketika menarik napas
  • Memiliki perubahan warna kehitaman atau kebiruan pada kulit dan bibir

Masalah Peredaran Darah

Terkadang tangan dan kaki bayi yang baru lahir kelihatan biru ketika terpapar lingkungan yang dingin tetapi harus segera berubah menjadi merah muda ketika ia dihangatkan. Biasanya wajah, lidah dan bibirnya berubah menjadi sedikit biru ketika menahan napas sesaat ketika dia menangis keras. Anda tidak perlu khawatir selama warna di area ini dengan cepat kembali normal segera setelah dia tenang. Namun, jika bayi Anda tiba-tiba menjadi pucat, kemungkinan ada masalah dengan jantung atau paru-paru. Dibutuhkan perhatian medis yang cepat.

Kondisi cairan dalam tubuh

Bayi bisa mengalami dehidrasi dengan mudah dan cepat. Anda harus memastikan bayi Anda mendapatkan asupan cairan yang cukup, terutama ketika ia muntah-muntah dan diare. Hitung volume susu yang diminum selama 24 jam dan bandingkan dengan asupan yang biasa ia dapat. Jika Anda menyusui bayi Anda, perhatikan frekuensi dan durasi menyusu aktif dan bandingkan dengan pola makannya yang biasa. Bayi menyesuaikan jumlah ASI yang mereka minum untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembangnya. Anda dapat merujuk ke bagian “Berapa banyak susu yang dibutuhkan bayi dalam sehari” di brosur “Panduan Pemberian Susu Botol” untuk referensi. Jika Anda tidak yakin apakah bayi Anda mendapatkan asupan makanan yang cukup, Anda harus meminta saran dari rumah sakit bersalin atau Pusat Kesehatan Ibu dan Anak (MCHC). Anda bisa memonitor asupan cairannya dengan mengamati buang air kecil bayi Anda. Jika bayi Anda terlihat jarang buang air kecil selama 24 jam, mis. kurang dari 6 popok basah pada bayi muda di akhir minggu pertama, maka ia berisiko terkena dehidrasi. Anda harus membawa bayi Anda ke dokter.

Perut Kembung

Kebanyakan perut bayi kembung terutama setelah diberi makan yang banyak, tetapi perutnya akan terasa lembut di sela-sela waktu makan dan terutama ketika ia sedang tidur. Jika perutnya tetap terasa kembung dan kencang dan pada saat yang sama tidak bisa buang angin atau kentut selama sehari atau lebih, atau terus menerus muntah, Anda harus membawanya ke dokter karena itu mungkin tanda adanya masalah yang lebih serius dengan perutnya.

Demam

Ketika bayi Anda kelihatan rewel tidak seperti biasanya atau terasa hangat, ukur segera suhu badannya. Mengukur suhu ketiaknya merupakan pilihan paling aman dan sangat dianjurkan untuk bayi berusia di bawah 3 bulan. Jika suhu ketiaknya lebih dari 37,3 °C / 99,1 °F atau suhu telinganya lebih dari 38 °C / 100,4 °F, Anda harus membawa bayi Anda ke dokter karena itu mungkin pertanda terkena infeksi. Penanganan medis secara dini sangat dibutuhkan karena kondisi bayi muda dapat bertambah buruk dengan sangat cepat.

Segera temui dokter jika bayi Anda

  • Tampak pucat, mengantuk dan panas
  • Tidak lincah dan menangis secara berlebihan
  • Memuntahkan cairan berwarna hijau atau mengandung bercak darah
  • Tidak mau makan atau nafsu makan menurun drastis
  • Kejang-kejang
  • Bernapas dengan sangat cepat secara konstan atau kesulitan bernapas
  • Berhenti bernapas selama 15 detik atau lebih