Makanan dan Nutrisi

(Content revised 03/2016)

Dalam perencanaan makan, sertakan makanan dari lima kelompok makanan (Biji-bijian, Buah, Sayuran, Daging dan bahan makanan sejenis, Susu dan bahan makanan sejenis). Pilih dari variasi makanan untuk memastikan Anda dan keluarga memperoleh cukup nutrisi. Mempelajari makanan utama sumber beragam nutrisi membantu Anda memilih makanan.

Gizi Sumber makanan alami utama

Protein

Produk susu (misalnya susu, keju, dan yoghurt), daging, ikan, sari laut, unggas, kacang polong/miju-miju/polong-polongan kering, dan produk polong-polongan

Karbohidrat

Biji-bijian (misalnya sereal bayi, roti tawar, nasi, pasta/mi, oatmeal), produk susu, kacang polong/polong-polongan kering (misalnya kacang tunggak, kacang Adzuki, kacang merah, miju-miju/dal), sayuran bertepung, akar, dan umbi, buah

Asam Lemak Esensial:

Asam alfa linolenat, ALA

Minyak sayur (misalnya minyak kedelai, minyak kanola, minyak wijen, minyak biji bunga matahari, dll), kenari, biji rami, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Asam linoleat, LA

Minyak sayur (misalnya minyak biji safflower, minyak jagung, minyak kacang tanah, minyak kedelai, minyak kanola, minyak wijen, minyak biji bunga matahari, minyak biji anggur, dll), kacang-kacangan dan biji-bijian

Asam lemak Omega-6

Daging dan sari laut

Asam lemak Omega-3

Ikan (Ikan dengan kandungan lemak tinggi mengandung lebih banyak asam lemak omega-3: misalnya sarden, salmon, halibut, jade perch, dll)

Vitamin A /Beta- karoten

Vitamin A: Produk susu, hati, kuning telur (Tubuh kita dapat mengubah beta karoten dalam makanan menjadi Vitamin A)
Beta-karoten: Buah-buahan berwarna kuning dan jingga (misalnya pepaya, melon, peach, dll), sayuran berwarna jingga, kuning, dan hijua tua (misalnya wortel, bayam)

Vitamin D

Ikan berminyak (misalnya salmon, sarden, makerel, tuna, kod, sidat dll), kuning telur, hati, produk susu, dan susu kedelai dengan fortifikasi vitamin D.
Sedikit sekali pilihan makanan yang menyediakan vitamin D secara alami dan kandungannya rendah. Sebagian besar vitamin D yang tubuh kita butuhkan diproduksi oleh kulit saat terkena radiasi ultraviolet dari sinar matahari.

Vitamin E

Minyak sayur (misalnya minyak biji bunga matahari, minyak biji safflower, minyak jagung, minyak kanola, dll), kacang-kacangan, biji-bijian, telur, sayuran berwarna hijau gelap, biji-bijian utuh, biji gandum

Vitamin K

Minyak sayur (misalnya minyak kedelai, minyak kanola, minyak zaitun, dll), hati, ikan, sayuran berwarna hijau gelap, polong-polongan, dedak gandum

Vitamin C

Buah segar (misalnya paprika, bayam, tomat, dll) dan buah-buahan (misalnya jeruk, buah kiwi, pepaya, melon, jambu biji, kesemek, dll)

Vitamin B12

Daging, hati, ikan, sari laut, unggas, telur, produk susu, sereal sarapan dengan tambahan vitamin B12
(Catatan: sayuran, buah, kacang polong/miju-miju/polong-polongan kering, kacang-kacangan/biji-bijian tidak mengandung Vitamin B12)

Vitamin B6

Biji-bijian*, daging, hati, polong-polongan

Vitamin B1

Biji-bijian*, daging, polong-polongan, kacang-kacangan

Vitamin B2

Biji-bijian*, daging, telur, produk susu

Niacin

Biji-bijian*, daging, ikan, unggas, telur

Biotin

Biji-bijian*, biji gandum, hati, telur, kacang tanah, kacang-kacangan, sayuran (misalnya brokoli, jamur)

Asam pantotenat

Biji-bijian*, daging, hati, telur

Folat

Sayuran berwarna hijau gelap, buah (misalnya melon, jeruk), kacang polong/miju-miju/polong-polongan kering, hati, kacang tanah, kacang-kacangan, sereal sarapan dengan fortifikasi folat

Kalsium

Produk susu, sayuran berwarna hijau gelap (misalnya caisim, brokoli), kedelai, dan produk kacang-kacangan, wijen, ebi

Besi

Daging, ikan, sari laut, unggas, telur, sayuran berwarna hijau gelap, kacang polong/miju-miju/polong-polongan kering, kacang-kacangan, biji-bijian, biji-bijian utuh, sereal sarapan dengan fortifikasi besi, buah-buahan kering

Seng

Daging, sari laut (misalnya tiram, kerang), hati, kacang tanah, biji-bijian, kacang-kacangan, produk susu

Tembaga

Kacang-kacangan, biji-bijian, kacang polong/miju-miju/polong-polongan kering, hati, sari laut (misalnya tiram, udang, kepiting, dll)

Yodium

Rumput laut, ganggang, ikan laut, sari laut (misalnya udang, kerang, tiram, dll), kuning telur, produk susu

Magnesium

Biji-bijian utuh (misalnya roti tawar gandum utuh, beras cokelat, beras merah), daging, kacang-kacangan, sayuran berwarna hijau gelap, kedelai, dan produk polong-polongan

Fosfor

Daging, ikan, unggas, kuning telur, kacang polong/miju-miju/polong-polongan kering dan produk polong-polongan, ebi, kacang-kacangan (misalnya biji bunga matahari, kacang tanah, kenari, dll), jamur, jamur hitam, biji-bijian utuh

Selenium

Biji-bijian utuh (misalnya roti tawar gandum utuh, beras cokelat, beras merah), daging, sari laut

Kolin

Hati, susu, telur, daging, kacang tanah, kacang-kacangan, produk kedelai, jamur, brokoli, kembang kol

Taurin

Ikan, protein hewani

*Biji-bijian utuh termasuk beras merah, beras cokelat, roti tawar gandum utuh, mengandung lebih banyak vitamin B dibanding nasi putih atau roti tawar putih

Untuk informasi lebih lengkap tentang kandungan nutrisi aneka makanan, Anda dapat mengunjungi situs web Centre for Food Safety Nutrient Information Inquiry System di http://www.cfs.gov.hk/english/nutrient/index.php